wisata ke lampung jangan lupa kemenara siger

bila jakartra memiliki monas, bandung memiliki gedung sate, atau bali memiliki garuda wisnu, jika saat anda menginjakan kaki dibumi lada hitam , lampung, dari kapal feri di bakauheni maka lampung akan menyambut tamunya dengan :

 

menara siger dibukit bakauheni

 

 

orang lampung bilang, plesir ketanah lampung belum sah jika kita tidak menginjakan kaki di komplek menara siger, hmmmmmmm, jadi penasaran yaa, apa sih istimrwanya menara siger?'

 

banyak pelancong dinegeri ini menyematkan predikat titik nol jalur lintas sumatera kepada monumen siger, pada kenyatanya, jalur lintas sumatera atau trans sumatera memang berakhir atau berawal tepat di bawah kaki bukitbakauheni dimana monumen ini menerawang cakrawala selat sunda dan bumi lampung dari atasnya.

 

dipuncak tanduk bagian tengah menara siger terdapat payung berundak 3 warna putih, kuning dan merah yang melambangkan tatanan kemasyarakatan lmapung, di dalam bangunan yang menopang mahkota raksasa ini tetdapat prasasti kayu are sebagai simbol pohon kehidupan masyarakat lampung.

 

bangunan dengan bentuk siger berwarnakuning keemasan ini  menjulang tinggi sekitar 32m diatas bukit gamping yang ,enjulang 110 diatas permukaan laut.

 

 

sobat omahakas, jika ke lampung sempatkanlah berdiri dihadapan mahkota ini, dan jangan lupa tetep singgah di omahakas  tempat yang aman, nyaman, bersih murah dengan fasilitas standard hotel. dan yakinkan anda memahami falsafah tatanan masyarakat lampung yang diantaranya terbuka hati menerima tamu, dan suka berkenalan serta pandai bergaul. menara siger adalah lambang perpaduan tekonologi, budaya, dan juga kepariwisataan provinsi lampung.

 

sekian, eratkan ukhuwah, wassalam

terimakasih!!!